5 Alasan Air Putih Merupakan Pembuang Racun dalam Tubuh Terbaik

5 Alasan Air Putih Merupakan Pembuang Racun dalam Tubuh Terbaik

5-alasan-kenapa-air-putih-adalah-alat-detoks-tubuh-yang-paling-ampuh

Palingseru.com - Air putih memang merupakan salah satu minuman terbaik untuk kesehatan. Tak hanya dapat menghindari kita dari dehidrasi, air putih ternyata juga merupakan pembuang racun terbaik dari dalam tubuh.

Hal ini diketahui karena ada beberapa alasan. Seperti apa alasan-alasan tersebut? Simak selengkapnya penjelasan yang berikut ini:

1. Tersedia di mana saja
Berbeda dengan minuman -minuman seperti eh atau kopi. Air putihlah yang merupakan minuman paling mudah untuk ditemukan. Tak hanya itu, air putih juga merupakan minuman yang tidak mempunyai kadaluwarsa.

2. Air merupakan bagian dari tubuh
Seperti yang kita ketahui bahwa manusia selalu melakukan ekresi seperti buang air kecil. Nah, dari situ air yang ada dalam tubuh kita akan dikeluarkan melalui urine. Untuk, itu kita harus memperhatikan jumlah cairan di dalam tubuh dengan mengonsumsi air.

3. Tidak perlu berkonsultasi dengan dokter untuk minum air
Untuk minum air kita tidak harus berkonsultasi kedokter seperti kita minum obat-obatan, Jika saja tubuh kita merasa haus. Ada baiknya jika kita minum air, karena haus merupakan sinyal jika tubuh kita akan mengalami dehidrasi.

4. Air hadir dalam setiap bentuk minuman detoks
Air merupakan salah satu bahan utama dari resep pembuang racun. Nah,untuk itu tidak heran jika beberapa resep dalam bentuk detoks pasti akan menggunakan air.

5.  Air mudah diserap oleh tubuh
Karena air putih merupakan salah satu minuman pembuang racun di dalam tubuh. Maka, air itu sendiri berwujud cair yang dapat dengan mudah diserap oleh tubuh.

Nah, itulah beberapa alasan kenapa air putih merupakan pembuang racun dalam tubuh terbaik.

Sumber : palingseru.com

5 Hal Yang Dapat Mengubah Air Menjadi Tidak Sehat

air minum tidak sehat

Palingseru.com €" Air merupakan bagian dari kehidupan semua makhluk hidup, yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia.
Namun air juga bisa menjadi tidak sehat , berikut ini lima hal yang dapat mengubah air menjadi tidak sehat.

1. Bisphenol A
Bisphenol A ini biasabya di temukan di botol â€" botol plastik air minum karena bahan kemasan makanan dan minuman yang  mengandung BPA, air yang dikonsumsi berubah jadi tidak sehat.

2. Malas mencuci botol
Malas mencuci botol minum membuat air di dalamnya jadi tidak sehat karena bakteri yang tumbuh di tempat yang basah dan hangat, cocok dengan botol air minum menyebabkan air minum menjadi tidak sehat.

3. Air kran
Air kran yang tidak bersih atau tidak di saring dapat menyebabkan air menjadi tidak sehat, sebab air kran merupakan sumber air yang tidak layak untuk diminum.

4. Zat aditif
Menambahkan zat aditif kedalam minuman sangat berbahaya bagi kesehatan , karena kandungan zat aditif tersebut membuat air minum menjadi tidak sehat dan berbahaya bagi tubuh.

5. Kafein
Kafein sering terdapat dalam air kopi, Kafein sebenarnya memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, seperti meningkatkan memori dan konsentrasi, tetapi  air yang ditambah dengan kopi akhirnya berubah menjadi minuman yang tidak sehat.

Hati-hati Berenang, Ada Amuba Pemakan Otak di Dalam Air

PAM - primary amebic meningoencephalitis, adalah satu jenis penyakit meningitis yang mematikan, disebabkan oleh amuba yang disebut Naegleria fowleri. Amuba ini menyerang otak korban dan memakannya. Organisme bersel tunggal ini hidup di dalam air.

Kasus PAM memang terbilang langka, namun sebaiknya membuat kita lebih waspada.  Naegleria fowleri bisa ditemukan di sungai atau danau yang hangat. Lalu masuk ke tubuh manusia melalui hidung dan melewati saraf penciuman menuju otak. Amuba ini menghancurkan jaringan otak.



Kasus terbaru seperti dilansir Livescience, Rabu, Juli memuat laporan tentang Kali Hardig, seorang anak yang berenang di  Willow Springs Water Park di Little Rock, Arkansas.  Beberapa jam setelah itu, Kali muntah-muntah. Dia terus menangis dan mengeluh kepalanya sakit.

Ibunya, Traci Hardig panik bukan kepalang melihat putrinya yang berusia 12 tahun demam dan tak bisa diredakan. “Dia hanya melotot memandan gi saya, dan bola matanya berputar-putar,€ kisah sang ibu. Ia pun langsung membawa Kali ke rumah sakit. Saat ini kondisinya masih koma.

Dari uji laboratorium dan pemeriksaan lainnya, Kali diketahui menderita meningitis aneh. Rupanya, selaput otaknya digerogoti amuba pemakan otakâ€"penyebab meningitis yang sangat langka itu.

Departemen Kesehatan Arkansas dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (US Centers for Disease Control and Prevention/CDC) ikut turun tangan. “Berdasarkan investigasi yang sedang berlangsung, sumber yang paling mungkin infeksi adalah Willow Springs Water Park,” demikian pernyataan tertulis Departemen Kesehatan Arkansas.

Departemen Kesehatan menjelaskan, pada 2010, ada kasus PAM yang terkait dengan Willow Springs Water Park. Karena itu, mereka meminta pengelola tempat wisata air itu menutup Willow Springs guna menjamin kesehatan dan keselamatan publik.

Kasus di Florida
Courtney Nash, gadis 16 tahun asal Florida, terinfeksi saat berenang di anak Sungai St. Johns pada 3 Agustus 2011. Remaja ini merasakan sakit kepala hebat dan sempat dirawat di rumah sakit. Nahas, nyawa Nash tidak tertolong.



Kasus di Lousiana
Pria asal Louisiana berumur 20-an tahun tewas pada Agustus 2011. Dua bulan sebelumnya, pria yang tidak disebut identitasnya itu membilas hidungnya di keran kecil rumahnya. Beberapa hari kemudian, dia terserang demam, lalu meninggal. Peneliti dari Departemen Kesehatan menemukan amuba dalam sistem air di rumah korban. Makhluk mikroskopis itu, ujar mereka, hanya ada di rumah, tidak di seluruh jaringan air kota.

Sepanjang 2001-2010, CDC mencatat 32 kasus infeksi PAM di Amerika. Dari jumlah itu, 32 penderita meninggal. Dua puluh delapan dari mereka terinfeksi ketika berenang di perairan. Tiga orang lainnya terinfeksi ketika terkontaminasi air keran kala membersihkan hidungnya.

Kasus di Pakistan.
Kasus infeksi Naegleria fowleri ternyata tak hanya dijumpai di Amerika. Pada 10 Oktober 2012, pemerintah Pakistan menyelidiki kasus infeksi amuba pemakan otak yang membunuh 10 orang dalam kurun waktu empat bulan di Karachi.



Sehubungan dengan kasus Nash di Florida, pemerintah setempat memperingatkan perenang untuk menja uhi air yang tergenang. “Pakai klip hidung atau pencet hidung Anda saat melompat atau keluar dari air kala berenang,” begitulah isi pesan tersebut. Menurut mereka, menutup lubang hidung dapat mengurangi kesempatan terinfeksi.

Infeksi amuba ini tidak menular dan menyebar dengan cepat. Makhluk itu membunuh korbannya dalam beberapa hari. "Sangat sulit mengobatinya. Kebanyakan orang mati karena itu," kata dr Raoult Ratard, ahli epidemiologi Negara Bagian Louisiana.

Sumber:
http://www.tempo.co/read/news/2013/08/02/061501803