Arti Lambang Vespa

Vespa merupakan sepeda motor fenomenal jenis skuter dari Negeri Italia. Piaggio adalah perusahaan resmi yang menggarap pembuatan motor yang memiliki fans fanatik, dan klub-klub yang menyebar di seluruh penjuru dunia tersebut. Banyak pecinta Vespa yang sangat menyanjung produk dari Piaggio tersebut, terutama Vespa klasik dengan desain Kodok yang sangat mirip sekali dengan desain mobil VW Kodok. Jika anda perhatikan pada setiap desain yang dikeluarkan, pasti anda akan menemukan lambang dari Vespa tersebut. Walaupun terkadang dari setiap varian itu ada yang disematkan dengan lambang yang berbeda sebagai ciri khasnya, namun berikut ini akan disajikan beberapa lambang umum yang biasanya digunakan oleh Piagio untuk memberikan kharakteristik tersendiri dari produk-produk andalannya tersebut.

Pertama, tentu saja dalam motor Vespa terdapat lambang tulisan Piaggio. Ya, sebagaimana yang telah anda ketahui lambang tulisan tersebut mensiratkan bahwa motor Vespa dapat dikenal berkat perusahaan Piagio. Piagio sendiri mengandung arti  sebuah perusahaan yang didirikan di Genoa-Italia, dan nama itu muncul karena nama sang pendiri perusahaan yang bernama Rinaldo Piaggio. Walaupun, pada perkembangannya ia sempat mengalami kalang kabut yaitu adanya pristiwa pengeboman ketika pada akhir Perang Dunia II, namun Piagio berusaha tetap bangkit dengan tangan dingin Enrico Piaggio yang ketika itu mengambil alih perusahaan dari ayahnya sendiri. Dengan bantuan dari ahli pesawat terbang yaitu Corradino D’Ascanio, Enrico ternyata berhasil menciptakan sebuah alat transportasi skuter beroda dua sehingga pada perkembangannya disebut dengan Vespa.

arti logo vespa, arti lambang vespa, mengenal lambang vespa, vespa indonesia, vespa logo, piaggio logo
image : wikipedia

Kedua, ada juga lambang berbentuk tawon serta tulisan Vespa yang berbentuk tawon juga. Ini tidak terlepas dari desain Vespa itu sendiri yang berdasarkan Enrique Piaggio, motornya tersebut “Sambra Una Vespa” , artinya itu sangat mirip dengan Tawon .Oleh karena itu, nama Vespa juga muncul dari bahasa Italia ”Wesp” yaitu binatang penyengat, tawon atau lebah. Secara keseluruhan, jika anda perhatiakan, maka konstruksi Vespa itu sangat mirip sekali dengan seekor lebah atau tawon. Kesimpulannya, apa arti dari lambang tawon serta tulisan Vespa yang didesain mirip Kontruksi Vespa itu sendiri? Ya, jawabanya adalah karena Vespa mempunyai kontruksi umum yang mirip dengan tawon, maka sang pembuat menyematkan lambang dan tulisan tersebut sebagai ciri khas yang melekat pada produk-produknya.

arti logo vespa, arti lambang vespa, mengenal lambang vespa, vespa indonesia, vespa logo,

Disamping itu, dinusantara sendiri Vespa dilengkapi dengan beberapa lambang yang merupakan historis bangsa. Anda dapat menemukan lambang tersebut pada Vespa Kongo yang dijadikan cendera mata sejarah oleh pemerintahan negera Indonesia terhadap para pasukan keamanannya yang telah berjuang dengah hebat di Kongo. Ada lambang tambahan yang disematkan dari Vespa Kongo tersebut.Pertama, adanya sematan berbentuk tanda nomor prajurit dengan desain oval yang terbuat dari bahan kuningan. Hal ini diberikan demi menghargai kerja keras pasukan keamanan tersebut. Anda dapat melihat lambang itu pada handlebar (stang). Selain itu, Vespa ini juga diberikan lambang yang sangat prestisius berupa piagam penghargaan sebagai lambang dari rasa terimakasih bangsa kita terhadap mereka yang telah berjuang demi nama baik bangsa dan Negara. Sungguh luar biasa bukan!

Sejarah Asal Muasal Vespa



Sejarah vespa dimulai lebih dari seabad silam, tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo dimulai peralatan kapal. Tapi di akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api. Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang mana menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan Pesawat) Selama Perang Dunia II, pabrik di Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi Pembom.

Perusahaan Piaggio telah berdiri sejak tahun 1884 dilahirkan oleh Rinaldo Piaggio, perusahaan saat itu memproduksi peralatan untuk dunia penerbangan, perkapalan dan kereta api. Waktu berakhirnya perang dunia, perusahaan menghadapi masa sulit dan harus menyesuaikan diri dari perubahan ekonomi dari saat perang dan masuk kepada kebutuhan dunia di masa damai.

Saat itulah Enrico Piaggio, anak dari Rinaldo Piaggio, memutuskan untuk memberikan kontribusi dengan menciptakan alat transportasi yang murah, irit bahan bakar yang bisa dikendarai oleh wanita dan pria dengan kondisi jalan yang buruk sekalipun.



Protototype MP5

Tahun 1944, para engineer Piaggio mulai mendesign protototype yang dinamakan MP5, saat itupun para pekerja sudah memberikan julukan “Paperiono” Donald Duck karena bentuknya. Seorang engineer Piaggio yaitu Corradino D’Ascanio yang sudah bekerja pada Piaggio sejak 1932, kemudian ditugaskan untuk mendesign ulang MP5 supaya menjadi lebih cantik dan cocok di produksi secara masal.

D’Ascanio sebetulnya adalah seorang ahli di dunia pesawat terbang, pencipta protoype pertama helikopter modern. Sebetulnya D’Ascanio tidak menyukai motor, yang saat itu adalah satu-satunya kendaraan roda dua pada waktu itu. Menurutnya motor terlalu besar dan tidak praktis, karena sulitnya mengganti ban dan kotor karena penggunaan rantai.

Karena itu dia mendesign kendaraan yang betul-betul beda, dengan menggunakan frame yang menyatu atau unibody, sebagai hasilnya keluarlah scooter dengan mesin 98 cc, tanpa menggunakan garpu depan tapi swing arm di bagian depan yang memungkinkan ban depan di ganti dengan mudah. Body unibody scooter terbuat dari metal, yang melindungi kaki pengemudi dengan posisi duduk seperti di kursi.

Pada bulan September 1945 D’Ascanio mengeluarkan MP6 dan akhirnya terus diperbaiki hingga April 1946. Saat itu sang boss Piaggio Enrico Piaggio begitu senang dengan prototypenya, ketika mendengarkan suara mesin dan bentuknya yang besar di belakang dan mengecil ditengah dia mengatakan  “Sembra una vespa!” Bentuknya mirip tawon!

Pada 22 April 1946, disain tersebut di patenkan: sebuah motor dengan frame yang menyatu dan melindungi pengendara dan menutupi mesin. Penjualan pada awalnya tidak begitu baik, tapi akhirnya Piaggio memutuskan untuk fokus di scooter dan berhenti dari dunia penerbangan. Akhirnya produksi scooter juga dilanjutkan dengan produksi kendaraan yang sebetulnya untuk komersil seperti Ape (dikenal secara luas di Indonesia dengan Bajaj 3 roda).

Penerimaan dunia pada Vespa awalnya tidak begitu baik, sampai akhirnya pada 1947-1948 dengan Vespa 125, dunia mulai mengenal Vespa secara luas dan sukses secara komersil.

10 tahun setelah muncul yaitu tahun 1956, pabrik di Pontedera mencapai produksi ke sejuta. Hingga kini ada 17 juta lebih Vespa dalam 130 versi di seluruh dunia. Vespa menjadi bintang dalam sejarah transportasi, design, design yang unik dan out of the box memberikan manfaat dan simbol keleluasaan, fashion dan kreativitas…

Foto bawah adalah D’Ascanio, sang perancang Vespa.



D’Ascanio

Gambar teknis scooter 98 cc keluaran tahun 1946



rancangan awal berupa sketsa